Jumat, 16 Januari 2015

Sistem pencernaan ayam ..



Sistem pencernaan ayam ..
Sistem pencernaan ayam terdiri dari saluran pencernaan dan organ asesori. Saluran pencernaan merupakan organ yang menghubungi dunia luar dengan dunia dalam tubuh seekor ayam , yaitu metabolik didalam tubuh . saluran pencernaan terdiri dari mulut, esophpagus, crop, proventriculus, gizzard, duodenum, usus halus, ceca, ectrum, cloaca, dan vent. Sementara organ asesori terdiri dari pancreas dan hati .

Organ pencenaan Dimulai dari Mulut . mulut ayam tidak memiliki lidah layaknya mamalia ,pipi, dan gigi,. dengan langit2 lunak , tetapi memiliki rahang atas dan bawah  yang menulang untuk menutup mulut. Rahang atas melekat pada tulang tengkorak dan yang bahwa bergantung. langit langit keras dibagi oleh cela sempit yang panjang dibagian tengah yang terbuka kebagian salutan nasal. Lubang ini tidak adanya langit langit lunak menjadi tidak mungkin bagi ayam untuk melakukan penghampaan untuk menghisap air ke dalam mulut . ayam harus menyeduk air keatas bila minum dan membiarkan turun ke kerongkongan oleh adanya  gaya gravitasi .
Kedua rahang yg berhubungan sebagai paruh , Lidah berbentuk seperti pisau yang memiliki permukaan kasar di bagian belakang untuk membantu mendorong makanan ke esophagus . saliva dengan enzim amilase disekresikan oleh kelenjar di mulut, namun , pakan melalui mulut lajunya terlalu cepat sehingga sedikit terjadi perubahaan pada pencenaan disini .
1.       Esophagus (kerongkongan )
Esohpogus atau kerongkongan berupa pipa tempat pakan melalui saluran ini dari bagian belakang mulut  Pharynx    ke poventiculus (perut kecil ).
2.       Crop ( tembolok ).
Sebelum kerongkongan memasuki  rongga tubuh, ada bagian yg melebar disalah satu sisinya menjadi kantong yang dikenal sebagai crop ( tembolok ). Tembolok berperan sebagai tempat penyimpanan pakan . sedikit atau bahkan tidak ada proses pencernaan disini , kecuali pencampuan sekreasi saliva dari mulut yang dilanjutkan aktifitasnya ke tembolok ,
3.       Proventiculus ( perut Kecil)       
Proventiculus adalah suatu pelebaran dari kerongkongan sebelum berhubungan dengan gizzard                ( ampedal ). Kadang kadang disebut glandula Stomach, atau true stomach, disin gastrice juice dipoduksi . pepsin, suatu enzim untuk membantu pencernaan protein, dan hydrochloric acid disekresi oleh gandula cell. Oleh pakan belalu cepat melalui proventikulus maka tidak ada pencernaan material pakan disini. Akan tetapi,sekresi enzim mangalir kedalam gizzard sehingga dapat berkerja disini .
4.       Gizzard ( ampedal )
Gizzard sering sekali disebut muscular stomach ( perut otot ). Lokasinya berada diantara ventrikulus dan bagian atas usus halus. Gizzard memiliki  dua pasang otot yang sangat kuat … sehingga ayam mampu mengunakan tenaga yang kuat. Mukosa permukaan gizzard sangat tebal tapi secara tetap tererosi, reruntuhan gizzard tertinggal bila kosong , bila pakan masuk , otot berkontraksi . partikel pakan yang lebih besar menyebabkan krontraksi semakin cepat . biasanya gizzard mengandung  material yang bersifat , mengiling , seperti grit, karang ,dan batu kecil. Partikel pakan segera digiling menjadi partikel kecil yang mampu melalui saluran usus , Material halus akan masuk gizzard dan keluar lagi dalam beberapa menit . tetapi pakan berupa material kasar yang kan tertinggal untuk beberapa jam .
5.       Usus halus ( small intestine )
Usus halus merupakan organ utama tempat berlangsungnya pencernaan dan absorpi produk pencernaan . bagian enzim yang masuk kedalam saluran pencernaan ini berfungsi mempercepat dan mengefisiensikan pemecahan karbohidrat dan protein ,dan lemak untuk mempermudah proses absorpi,
Pada ayam dewasa, panjang usus halus sekitar 1.5 meter . secara otomatis. Usus halus dibagi menjadi 3 bagian , yaitu duodenum, jejunum,dan ileum, segmen yg pertama ,duodenum , bermula dari ujung distal gizzard , bagian ini berbentuk kelokan, disebut sebagai duodenal loop, pancreas yang menempel pada kelokan ini , Pankreas  mensekresi kan pancreatice juice yang mengandung enzim amilase ,lipase,dan tripsin.
Jejunum dan ileum merupakan segmen yang sulit dibedakan pada saluran pencernaan ayam, beberpa ahli menyebiut kedua segmen ini sebagai usus halus bagian bawah ,
Sepajang permukanan lumen  usus halus  terdapat banyak sekali vili. Setiap vilus mengandung pembuluh limfe  yang disebut lacteal dan pembuluh kapiler . pada permukaan vili terdapat banyak mikrovili yang berfungsi melakukan absopsi hasil pencernaan .
6.       Ceca ( usus buntu)
Diantara usu halus dan usus besar, terdapat dua kontong yang disebut sebagi ceca (usus buntu .dalam keadaan normal ,panjang setipa sekitar 6 inci atau 15 cm pada ayam dewasa yg sehat , ceca beisikan pakan lebut yang keluar masuk . kan tetapi tidak ada bukti mengenai peran serta dalam pencenaa, hanya sedikit air diserap. Sedikt karbohidart dan [protein dicena berkat bantuan beberapa bakteri.
7.       Usus besar .
 Usus besar merupakan rectrum.pada yam dewasa . panjang sekitar 10 cm dengan diameter 2x usus halus , bentuknya melebar dan terdapat pada bagian kahir usus halus ke kloaka .
8.       Kloaka .
Bagian berbentuk bulat pada akhir pencernaan dikenal sebagai kloaka , kloaka berarti common sewer atau saluran umum tempat pencernaan dan eprodukso bermuara .
9.       Vent
Vent ( anus ) adalah lubang bagian luar dari kloaka .pada ayam betina ,ukuranya sangat bervariasi karena dipengaruhi masa poduksi atau tidak , ketika bertelur .ukuran vent lebih besar daripada saat tidak produksi ,
10.   Organ pencernaan tambahan
Organ tertentu berkaitan erat dengan pencernaan sebagai saluran sekresi ke dalam saluran pencernaan . fungsinya membantu dalam memproses pakan ,organ tersebut yaitu pankreas ,lever,kantong empedu .
A.      Pankreas .
Pankreas terletak diantara duodenal  loop pasa usus halus . pankreas merupakan suatu kelenjar yang berfungsi sebagai kelenjar endokrin maupun kelenjar eksokrin , sebagai kelenjar endokrin, pankreas mensekresi hormone insulin dan glukogon . sementara sebagai kelenjar eksokrin pankreas mensekresi  cairan yg diperlukan bagi proses pencernaan di usus halus yaitu pancreatic juice . cairan ini selanjutnya mengalir ke dalam duodemen melalui  pancreatic duct (saluran pankreas) dimana 5 enzim  kuat membantu percernaan pati, lemak ,dan protein ,
Beberapa enzim dari pankreas disimpan dan disekresikan dalam inaktif dan menjadi aktif, pada saat berada disaluran pencernaan , Tripsinogen adalah enzim proteolitik yang diaktifkan didalam usus halus pleh enterokinase, suatu enzim yang disekresi dari mukosa usus . Trisipnogen diaktifkan menjadi tripsin , kemuadian tripsin akan mengaktifkan kimotripsinogen menjadi kimotripsin , enzin yang lainnya – nuclease,lipase, dan amilase ,- disekresi dalam bentuk aktif. Beberapa enzim membutuhkan kondisi lingkungan optimal untuk dapat berfungsi ,,,
B.      Lever.( hati )
Dari perut dan usus halus , sebagian pakan yang diserap masuk kedalam vena portal menuju hati, suatu kelenjar terbesar didalam tubuh ayam , hati tersusun dari dua lobibesar , berfungsi fisiologis hati sebagai berikut,
1.       Sekresi empedu
2.       Detoksifikasi persenyawaan racun bagi tubuh ,
3.       Metabolisme protein, karbohidrat , dan lipida.
4.       Penyimpanan vitamin.
5.       Penyimp[anan karbohidrat,
6.       Destruksi darah merah ,
7.       Pembentukan protein plasma.
8.       Inaktifasi  hormon  polipeptida,
Fungsi utama hati dalam pencernaan dan absorpsi adalh produksi empedu , em pedu penting dalam proses penyerapan lemak pakan dan eksekresi limbah produk . seperti kolestelor dan hasil sampingan degradasi hemoglobin. Warna kehijauan empedu disebabkan karena produk akhir destruksi sel darah merah , yaitu biliverdin dan bilirubin. Volume empedu tergantung pada  :
1.       Aliran darah
2.       Status nutrisi .
3.       Tipe pakan yang dikonsumsi
4.       Sirkulasi empedu enterohepatic.

C.      Kantong empedu .
Ayam memiliki kantong empedu, dua saluran empedu mentransfer empedu dari hati ke usus , saluran kanan kantong empedu terbentuk melebar, dimana sebagian besar empedu mengalir dan kadang kadang ditampung . sementara sebelah kiri tidak melebar ,Oleh karena itu. Hanya sedikit empedu yang mengalir melalui bagian ini secara langsung ke usus ,
By : Ferry Bun .

Daftar pustaka .
Sainshury ,D.1984 , poultry health and management 2nd   Ed.Granada Publishing. London

Sturkie ,P.D. 1965 .Avian physiologi.2nd  Ed. Cornell university press ,Ithaca, new York

Sabtu, 30 Juni 2012













Ada konsep strategi bisnis yang kita pelajari dalam seni adu ayam . Karena berbisnis itu sendiri adalah seperti adu ayam , yaitu mengadu strategis  customer untuk membeli produk kita.

Pasar Sasaran: Adu ayam  di kalangan  atau Komunitas Hobies ?
Filosofi pertama adalah, kita harus menentukan, mau adu dimana ? Apakah di kalangan   atau di Komunitas hobies  ? Kalau maunya  di kalangan  , ya harusnya sudah disadari bahwa paling dapatnya $$$$ .pacu jantung,mata liar ,dan  resiko  besar sama yg berkopenten  . Tidak mungkin dikalangan dapat memikmati dengan santai, pacu jantung normal.mata focus ke seni tarung … Kalau mau yang demikian , ya harus ke gabung dengan komunitas hobies . Begitu pula dengan berbisnis, kita harus menentukan pasar yang menjadi sasaran kita, apakah pasar kelas bawah, menengah, atau papan atas. Oh ya, baik di kalangan  maupun di komunitas hobies , kita harus yakin di mana kira-kira bisa menbuat diri kita ada kelebihannya
 
Teknologi : Ayam Bagus cerdik  atau Sederhana?
Kalau mau adu kekalangan cari $$$$ ., ya ayamnya sederhana tapi pintar cari peluang dan sekali pukul  jadi  dan  harus dipastikan jadi . Kalau tidak begitu, mana bisa mendapatkan $$$$$$. Kalau Kekalangan cari $$$$$ besar  dengan ayam Bagus dan cerdik  , bisa-bisa dapat $$$$$ kecil atau kalah cepat dengan tetangga   . Tetapi jika memang mau kekomunitas hobies , tentu saja Pakai ayam Bagus dan cerdik supaya bisa memikmati senitarung dan point yg dikumpulkan. Intinya, harus selaras (align) antara teknologi yang dipergunakan dengan pasar sasaran yang dituju. Begitu juga dalam berbisnis, untuk segmen pasar tertentu penggunaan infrastruktur teknologi informasi dan internet menjadi suatu keharusan, tetapi mungkin di segmen pasar yang lain, hal seperti itu tidak perlu.

Kompetensi : Skill  Kelas Hobies   atau kalangan ?
Ke komunitas Hobies butuh skill tersendiri. Tentu saja skill yang dibutuhkan untuk Hobies   berbeda dengan di Kalangan , apalagi Kalangan dalam. Pemahaman tentang Jual beli dari setiap nilai pukulan dimamfaatkan , teknik tersendiri dan standart pernilaian serta pengalaman , teknik Kapan kita harus jual dan kapan kita harus beli , sampai teknik menilai akan draw atau kalah  Kalau saya sendiri untuk urusan adu ayam , skill-nya masih kelas abal-abal , jadi mesti berguru sama yang sudah jago. Begitu juga dengan berbisnis, kita harus menyesuaikan kompetensi kita dengan pasar sasaran. Setiap segmen pasar membutuhkan kompetensi (knowledge, skill, dan attitude) yang berbeda.

Iklan/ Promosi: Jual atau beli
Kalau memang adu di kalangan , ya jangan diam saja. Ayamnya yg lagi adu juga bisa menggerutu seperti terhina ( wkazzzzzzzz )   Kalau mau adu kekalangan harus beriklan.buka pasar dan lakukan setiap nilai pukulan dengan jual beli ,  Tapi kalau di komunitas hobies hanya santai dan banyak yg  hahahhaha hikzhikz wkazzzzz  … Begitu juga di dunia bisnis, k ita harus berani mengeluarkan biaya untuk iklan atau promosi. Kalau mau dapat customer premium, ya promosinya juga mesti premium. Kalau memang targetnya customer kelas bawah, ya promosi seadanya mungkin cukup (bahkan tidak jarang, mesti menngeluarkan uang banyak juga untuk segmen bawah ini).

Manajemen Risiko : Berani ke kalangan atau Hanya Komunitas Hobies ?
Kalau takut kena terjaring di kalangan (apalagi kena Pasal 303 ), takut jantungan , ya sudah, kumpul dengan komunitas Hobie  saja. Untuk mendapatkan $$$$$$$, ya harus berani menanggung risiko. Kalau nggak mau, ya mari kita Gabung ke komunitas Hobies , tapi dapatnya hanya Serifikat piala. Dan kepuasan Hati . Makanya, kita mesti mengkalkulasikan risiko untuk Adu di kalangan , mempertimbangkan jantung, Aparat dan  sebagainya. Kalau sekedar di Komunitas  sih, tidak perlu manajemen risiko yang canggih-canggih amat. Begitu juga di bisnis, karena kita masuk ke segmen pasar yang premium, investasinya mesti banyak, maka harus mampu memanajemeni risiko dengan baik. Kalau hanya bisnis kecil-kecilan, ya mungkin tidak terlalu ribet manajemen risikonya.

Sikap : Sabar dan Terus Mencoba
Kalau Hoby Adu ayam , ya mesti sabar, kalau belum cukup kondisi dan stamina , ya coba lagi. Adakalanya Kondisi bagus Stamina Letoy dan sebaliknya , tapi ayam kesayangan kita  tidak mecapai titik puncak stamina dan kondisi , ya sudah, coba lagi. Sabar dan terus mencoba. Ini berlaku baik di kelas kalangan atau komunitas hobies . Begitu juga dalam berbisnis, kalau kita sudah memperhitungkan pasar sasaran, teknologi sudah pas, kompetensi juga oke, manajemen risiko sudah oke, nah tinggal diuji kesabaran dan terus mencoba, sambil menyerahkan segala keputusan sama yang Yang Maha Kuasa … that’s what we should do …
(berbagai sumber)